Jumat, 20 November 2009

Sebuah Kutipan Tentang Pergolakan Hati

Ya Allah (keluh saya dalam hati), kenapa cinta kami yang tulus dan kuat Kau hancurkan lewat cara penyembahan terhadap-Mu yang berbeda-beda? Bukankah cara penyembahan itu akhirnya menuju Kau juga, ya Allah? Cemburukah Kau terhadap percintaan kami? Sehingga Kau hanya merestui hubungan cinta antara mereka yang sama cara penyembahannya terhadap-Mu? Kenapa kali ini Kau juga tidak membukakan pintu dan menunjukan jalan bagi kami berdua, ya Allah?

**
Dikutip dr PARA PRIYAYI Sebuah Novel, karangan Umar Kayam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar